Belajar Ilustrasi Jaringan Komputer

perusahaanPerhatian, cerita ini hanyalah fiksi belaka, biar lebih mudah memahami tentang dasar jaringan komputer aja sih, atau mungkin lebih membingungkan bagi yang membacanya hehe 😀

Sebuah Perusahaan yang baru berdiri di kota Semarang ini sedang memulai membangun jaringan komputer.  Mereka menganggap bahwa dengan membangun jaringan komputer akan menghemat uang.  Satu komputer yang powerfull kecepatannya 10 kali lebih cepat dari komputer biasa, tetapi harganya jauh lebih mahal ( bisa sampai 1000 kalinya), nah mengapa tidak membeli banyak beberapa komputer lalu digabungkan menjadi satu jaringan?.  Mereka juga menganggap bahwa resource sharing itu juga penting karena, dengan resource sharing sumber daya bisa dihemat baik pembelian barang maupun perawatan barang. Skalabilitas Jaringan komputer juga dapat dengan mudah di upgrade ketika sewaktu-waktu beban pekerjaan di PT tersebut bertambah kompleks, tidak hanya itu, jaringan komputer juga menawarkan alternative-alternatif persediaan (backup) akan data-data, sehingga sistem bisa reliable.

Jaringan Komputer bPerusahaan tersebut awalnya bingung, akan menggunakan jaringan dengan tipe transmisi broadcast atau point to point.  Jaringan broadcast berarti mereka hanya menggunakan satu saluran komunikasi untuk menyalurkan ke node-node lain (istilahnya menggunakan backbone). Hal ini tentu lebih murah karena perangkat jaringan yang dipakai lebih sedikit, tetapi mudah terjadi collision data.  Pilihan kedua adalah dengan menggunakan jaringan point to point.  Jaringan point to point ini berarti terdiri dari pasangan mesin-mesin yang terhubung dalam satu koneksi.  Perusahaan itu pun memilih tipe yang kedua yaitu point to point.

Perusahaan tersebut melihat juga tentang fiber optic.  Komponen Transmisi Fiber optic terdiri dari sumber cahaya yang berupa LED maupun sinar laser (LED digunakan pada jarak rendah, dan laser digunakan pada jarak tinggi), transmisi yang merupakan fiber optic itu sendiri maupun detector yang berfungsi sebagai receiver yang berupa PIN atau APD.  PIN atau APD ini ceritanya digunakan untuk memfoto cahaya yang datang kemudian mengkonversikannya menjadi sinyal listrik.

Jaringan dengan menggunakan fiber optic tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, diantaranya adalah fiber optic cenderung lebih mahal dibandingkan dengan kabel tembaga (UTP maupun coaxial), tetapi untuk transmisinya memang lebih cepat kabel fiber opticFiber optic lebih susah dalam pengimplementasian dan pemeliharaan dibandingkan dengan kabel tembaga karena bahan fiber optic yang dari kaca, sehingga kurang fleksibel.  Akhirnya, perusahaan tersebut memutuskan menggunakan kabel tembaga saja.

Perusahaan tersebut juga sempat kebingungan ketika, harus memilih hub ataupun switch, karena jaringan komputer yang mereka buat.  Perbedaan dari hub dan switch diantaranya adalah terletak di layernya dimana kalau hub terletak pada physical layer dan switch terletak pada data link layer.  Switch dapat mengenali MAC address sehingga paket yang dikirim dari switch dapat langsung dikirim ke komputer tujuan, berbeda dengan hub yang mengirim ke setiap node. Hub cenderung kurang aman karena dia mengirimkan paket ke semua komputer.  Switch dapat mengenal collision control sehingga data tidak mudah bertabrakkan, berbeda dengan hub yang tidak mengenal tersebut sehingga jika jaringan ramai pengiriman data akan terasa sangat lambat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.