Model OSI Layer dan Macam Fungsinya

Model OSI layer biar mudah diingat bisa disingkat lho hehe, kek gini (Aku Pengen Sendiri Tapi Nanti Ditinggal Pergi) // Sorry pas bikin radha galau wkwkwkw 

Layer ke 7 A (Apllication Layer)

Merupakan layer yang paling atas, gunanya adalah untuk menyediakan aplikasi untuk pengguna contohnya seperti email, browser, dll

Layer ke 6 Pe ( Presentation Layer )

Merupakan layer yang berfungsi untuk mengatur standar representasi data.  Contoh : kalau data yang akan di transfer itu teks ya berarti menggunakan format ascii, kalau gambar ya jpg atau gif

Layer ke 5 Se ( Session Layer )

Merupakan layer yang bertugas untuk sinkronisasi dan bertanggung jawab atas koneksi (memelihara, dan menjaga koneksi ) contohnya seperti RPC ( Remote Procedure Call), SQL

Layer ke 4 Ta ( Transport Layer )

Merupakan layer yang bertugas untuk membuat koneksi end to end, menangani error handling dan menjaga reliabilitas data. Pada tahap ini data memungkinkan di pecah-pecah dan menyatukan lagi di sisi penerima, contoh protokolnya adalah TCP , UDP

Layer ke 3 N (Network Layer )

Dalam layer ini berisi tentang ip address ( pengalamatan ip) bertugas untuk mengatur routing dan subnet, serta pengendali kemancetan, contoh protokolnya adalah IP, ICMP kalau hardwarenya router

Layer ke 2 D ( Data link Layer)

Layer ini dapat membaca mac (Media Access Control) Address yang ada pada Kartu jaringan, layer ini mengubah data menjadi frame-frame dan selanjutnya dikirim ke layer pertama. Begitu pun pihak penerima layer 2 ini mengubah bit bit menjadi frame-frame dan menyatukannya. Contoh hardwarenya adalah bridge dan switch

Layer ke 1 P ( Physical Layer)

Merupakan layer yang paling bawah, tugasnya adalah mengubah paket data tadi menjadi bit-bit untuk kemudian diubah menjadi sinyal listrik dan dikirim melalui kabel, ataupun media yang lain. Contoh hardwarenya : hub, kabel

Sumber :

Slide Kuliah

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.