Belajar Memahami Sebuah Kegagalan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Setiap orang pasti pernah merasakan kegagalan, entah itu kegagalan dalam berusaha, entah itu kegagalan dalam cinta, atau kegagalan dalam pekerjaan dan sekolah dan saya pun pernah mengalami suatu kegagalan. Setiap suatu kegagalan yang saya alami, saya merasakan bahwa dunia ini runtuh, Allah tak saying sama saya, kadang juga merajuk dengan tak makan seharian, tak tidur dikala malam, dan juga sering mengumpat hal hal yang tak berdosa.

Akan tetapi walaupun saya murung, walaupun saya bantingin Hape, piring, maupun gelas (haha lebay), tapi tetep aja matahari terbit dari timur dan tenggelam sebelah barat, Tetap saja Waktu terus berjalan, kok ya gak berhenti gitu ya waktu misal saya gagal :’(.  Matahari gak ngumpet di sangkarnya , ahh andai aja bisa begitu pasti saya gak akan merasa terlalu bersedih jika mengalami kegagalan :D, tapi nyatanya tetap saja satu menit itu 60 detik, satu hari itu 24 jam, dan matahari berjalan terus :’(.

Kegagalan pada intinya adalah suatu pembelajaran pada diri kita untuk jadi yang lebih baik. Kegagalan dalam bercinta berarti kita sedang belajar untuk mencapai cinta yang setia, yang abadi dan yang benar2 apa yang dinamakan cinta, Kegagalan dalam belajar dan berlatih berarti kita sedang belajar untuk mencapai suatu keahlian tertentu.

Dengan kemurungan dan kesedihan akan suatu kegagalan kita tak akan menjadi lebih baik dan bahkan menjadi jauh lebih buruk.  Seperti kata pepatah, bahwa kegagalan itu adalah awal dari suatu keberhasilan.  Akan tetapi jika kita melewati sebuah kegagalan tersebut bukan sebagai sebuah pembelajaran tapi sebuah kesedihan maka kita akan menjadi seorang yang tambah terpuruk dan seseorang yang akan celaka.

Dari sebuah kegagalan tersebut kita dapat mengetahui kelemahan kita dan memperbaiki kekurangan kita dan menjadi yang lebih baik. Menangislah sekeras-kerasnya dan menyesallah jika Anda gagal, tetapi setelah itu tersenyum, bangkit dan pelajari lagi sehingga tak akan terulang ke dua kalinya.  Jadikan sebuah kegagalan tersebut suatu renungan dan suatu ujian.

Akhir dari artikel ini saya mencoba mengajak para pembaca agar janganlah pernah murung dan bersedih berlebih dalam kegagalan, akan tetapi pelajari kembali dan pelajari lagi kegagalan tersebut.  Semoga kita semua dapat menjadi seorang yang sukses.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.