Nilai Itu Sebuah Ilusi

Assalamu’alaykum wr. wb.

Horee . . . !! was-was sudah hilang, nilai sudah muncul, sekarang tinggal direnungkan strategi seperti apakah agar lebih baik ke depannya.  Mungkin ada yang nyesel, kenapa nilaiku seperti ini padahal aku bisa lhoh. Ada juga yang heran, kok bisa ya nilaiku sebagus itu :D.  Bahkan ada juga yang memendam rasa dalam hati, huh masak si dia bisa dapat nilai sekian, aku malah dapat nilai sekian =.=

Apapun nilaimu itu syukurilah, jangan pernah minder ataupun iri dengan teman-teman yang lain karena nilainya lebih baik atau bahkan lebih buruk =.=, oh ya penulis pertama-tama mengucapkan selamat bagi yang mendapatkan nilai raport atau IP yang baik, semoga di semester mendatang bisa lebih baik lagi. Amiin . . .

Jangan pernah sesali apapun nilaimu, toh nilai itu hanya ilusi :D.  Nilai merupakan suatu hasil dari sebuah ujian yang dilakukan.  Jika memang kalian mendapatkan nilai yang baik berarti kalian memang sudah dapat menguasai apa yang diuji tersebut, jika tidak berarti memang kalian harus belajar lebih baik lagi.  Dalam hal ini tentu kalian tidak boleh melakukan sebuah kecurangan, tetapi sebenarnya yang lebih penting dari sebuah nilai adalah sebuah tanggung jawab yang ada dalam nilai tersebut. Oleh karena itu, nilai itu sebenarnya ilusi.

Ya, tanggung jawab itu sukar untuk dilaksanakan, penulis sendiri pun kadang masih belajar mengenai tanggung jawab ini. Jika kalian nilainya baik konsekuensinya adalah kalian harus dapat membuat teman-teman kalian yang kurang dalam nilai tadi menjadi nilai baik (mengamalkan ilmu yang telah kalian kuasai), karena itu tanggung jawabmu sebagai seorang teman, entah dengan belajar kelompok entah dengan memberikan solusi atau saran dan hal lainnya.  Kalau kalian tidak bisa ya berarti nilai itu patut dipertanyakan.

Sekolah atau kuliah itu jangan terlalu mengejar nilaiNilai itu semu dan abstrak.  Nilai itu merupakan imbas dari sebuah skill yang kita pelajari. Nah justru yang paling penting dalam hal ini adalah skill, dimana banyak orang-orang lulusan sarjana banyak yang tidak mendapatkan skill, kenapa ? ya lagi-lagi karena dia hanya mengejar sesuatu yang bernama nilai.  Kalian tentu tidak mau bukan, ketika akan melamar kerja, lalu diterima (karena IP bagus biasanya mudah diterima), lalu di test dan gagal.  Ingat ! perusahaan itu butuh skill bukan butuh nilai. Nilai itu penting tetapi bukan segalanya.

Wassalamu’alaykum wr. wb.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.