Aspek dan Pengertian Watermarking

watermarkWatermarking (tanda air) adalah suatu teknik penyembunyian data/informasi pada suatu media digital (bisa gambar, suara, maupun video)  dan mampu tidak terlihat oleh mata biasa dan tahan terhadap proses-proses digitalisasi (editing media, baik noising, blurring, dan lain sebagainya) (sumber : pengolahan citra digital, rinaldi munir).  Atau sebenarnya terlihat tapi tidak terlalu jelas ( kalau terlalu jelas ntar karyanya jadi rusak haha). Contoh sederhananya bisa dilihat pada uang kertas yang beredar, nah itu kan ada tanda airnya ketika kita terawang.

Watermarking ini mirip dengan yang namanya steganografi, tetapi kalau steganografi yang penting adalah isi di dalam karya tersebut ( karya rusak pun tidak mengapa tetapi isi didalamnya harus benar-benar aman), kalau Watermarking ini tanda didalamnya digunakan untuk melindungi karya, jadi karyanya ya kudu tetap baik, tetapi tetap aman dari peretasan, maupun tetap kokoh dari penggantian watermark tersebut.  Proses steganografi ini ternyata juga sudah dipakai semenjak dahulu kala di bangsa yunani, ketika itu ada prajurit yang ingin mengirimkan pesan ke raja yang diseberang, terus ia di botakin kepalanya, lalu ditulislah pesan itu.  Seiring berjalannya waktu maka rambutnya pun tumbuh kembali, ketika tumbuh itulah prajurit tersebut datang ke raja tersebut untuk mengirimkan pesan rahasianya (sumber: dongeng waktu kuliah (sorry kalau gak tepat ngantuk soalnya :p))

Yang perlu diperhatikan dalam Watermarking ada tiga jenis aspek yaitu :

Media yang disisipkan oleh suatu informasi itu sehendaknya tidak jauh berubah, percuma saja kan kalau media jadi rusak karena penyisipan suatu informasi.

Informasi yang disisipkan di dalamnya juga harus tahan terhadap serangan-serangan yang terjadi, misal dalam sebuah citra harus tahan terhadap pencerahan, rotasi, blurring, dan lain sebagainya.

Pengungkapan informasi harus bisa dilakukan

Nah, kenapa dibutuhkan sebuah Watermarking ? yang pasti digunakan untuk suatu pelabelan hak cipta, selain itu ada tujuan lain yaitu :

Sebagai alat untuk mengidentifikasi atau menunjukkan bahwa media tersebut telah dimodifikasi

Sebagai identifikasi data-data digital pada lokasi-lokasi tertentu

Sebagai keterangan untuk media itu sendiri.

Nah watermarking ini nanti dipelajari dalam mata kuliah pengolahan citra digital 😀

Leave a Comment