Antara Berkendara dan Skripsi

skripsiBroh, pernah berkendara dong kan ya, entah pakai motor, entah pakai mobil, entah pakai sepeda, atau bahkan jalan kaki.  Berkendara ini sebenarnya bisa kita ibaratkan seperti membuat skripsi.  Kalau skripsi itu hasil akhirnya adalah kita memakai toga dan dapet predikat kelulusan, kalau berkendara ya sampai tujuan.  Mirip sekali memang hoho.

Oh ye, cepet enggaknya berkendara itu gak melulu soal kendaraan lho broh, ada banyak faktor yang mengakibatkan cepat lambatnya kita mencapai tujuan, atau bahkan berhenti dan tak pernah sampai ke tempat tujuan.  Sama kayak skripsi dimana dalam sebuah skripsi itu gak mengandalkan ilmu yang tinggi, harta yang melimpah dan dosen yang mudah haha.  Tapi ada faktor X yang menyebabkan orang tersebut dapat cepat atau lama wisudanya atau bahkan malah drop out.

Broh, ketika kita lagi berkendara itu ye gak melulu jalannya mulus lho gan, kadang ada jalan macet, kadang ada rambu lalu lintas dan kadang pun ada paku yang bikin roda gembos.  Sama nih gan kalau kita skripsi juga kek gitu, kadang ada berbagai masalah mulai dari materi yang susah dicari referensinya, dosen yang sibuk, ada job lain yang mengantri dan masalah-masalah lain.

Tapi santai aja, semua itu pasti ada akhirnya kok ye, hidup ini gak infinity, jalan juga ndak infinity, apalagi skripsi pasti ada akhirnya gan.  Nah seperti yang dikatakan pas pertama tadi nih gan yang penting faktor X yaitu niat hoho. Apa gunanya pakai mobil sport yang bagus, apa guna pakai motor gedhe yang kuenceng tapi kalau gak niat, alhasilya jadi yang kemarin di berita haha, kebakaran di tengah keramaian.  Itu kenapa kok terjadi ? ya soalnya yang nyupir salah perhitungan hoho.  Terus selain niat juga jangan sekali-kali ngelanggar lalu lintas, kalau sampai ngelanggar bukannya sampai tujuan malah bisa masuk bui atau paling nggak sidang ditempat jadi rugi biaya dan rugi waktu.  Sama kek skripsi, kalau pun nggak niat bukan nggak mungkin kalian-kalian yang punya talenta yang bagus yang punya ipk suma cumlaude malah bisa jadi di drop out, kan sayang ya, yah walau ada yang bilang “yang penting kan kerja di tempat bener, atau punya perusahaan atau apapun itu” tapi tetep saja itu gak bisa buat alasan untuk menyia-nyiakan yang namanya kuliah.  Ibarat kata nih, kita jalan kaki pun akhirnya kita akan sampai kok broh sampai tujuan, kalau kita mau melangkah hoho, sama juga dengan skripsi, kalau kita mau ngerjain pasti suatu hari akan selesai juga hoho.  Sebesar-besarnya masalah sehari tetep 24 jam, tetep ada waktu juga buat ngerjain buat nyelesein hoho, (jadi ngelantur gak jelas ), akhir kata met memulai awal tahun dengan semangat broh, muga semua sukses haha.

Leave a Comment