Misteri Hilangnya Adik Sepupu ( Part I )

Minggu lalu merupakan minggu yang sangat menyenangkan, tetapi semua itu menjadi sangat mencekam ketika ada peristiwa-peristiwa yang menjadi misteri hingga saat ini. Ya, minggu lalu aku lebaran ke kampung saudara. Maklum karena jarak rumah aku ama saudara agak sedikit jauh, maka kunjungan ke rumahnya pun dilakukan saat lebaran datang. Kadang aku yang ke rumah saudara, atau kadang mereka yang datang ke kontrakanku. Tentu sebelum ke rumah saudara aku terlebih dahulu ke rumah orang tuaku dulu. Sayang, ketika mereka bermain ke kontrakanku, mereka sering tidak betah karena katanya sering ada penampakan-penampakan ghaib dan sepupuku suka nangis sendiri kalau menatap pohon manga yang ada di depan kontrakan. Tapi menurutku mungkin cuman halusinasi kali ya, toh aku gak pernah lihat atau merasakan sendiri soalnya. Kontrakanku besar lho, cuman diisi aku sama Tino, rekan kerjaku. Aku baru saja lulus dari sebuah universitas negeri dengan gelar S. Kom. Walau gelarku S. Kom dimana merupakan gelar komputer tapi aku tak begitu tertarik bekerja yang berhubungan dengan komputer.

Ya aku di kota ini sendirian, kota yang penuh dengan hiasan sesak, sumpek, dan kebisingan. Tapi untuk dua Minggu ini pasti akan jadi sedikit lengang, maklum orang-orang yang tinggal di kota ini mulai melakukan tradisi mudik yaitu pergi ke kampung halamannya untuk bertemu dan bersilaturahmi kepada sanak keluarga. Aku pun begitu, pada pagi hari itu aku mulai mempersiapkan ransel-ranselku. Tino teman se kontrakanku udah berangkat tadi malam.

Koper dan barang bawaan berupa camilan dan oleh oleh pun tak lupa aku persiapkan dari tadi pagi, maklum aku berangkat dengan kereta api, dan mampir dulu ke rumah orang tuaku. Karena keretanya berangkatnya jam tujuh, maka aku putuskan untuk terlebih dahulu tidur siang sampai sore. . . ehh ternyata aku bangun agak kesorean jam empat. Lalu aku bergegas-gegas mandi dan persiapan, tepat setengah lima sore aku memesan taksi untuk pergi ke stasiun. Sampai di gerbang rumah tiba-tiba ada panggilan dari dalam rumah, Woyy, tiket kereta mu ketinggalan. Aku bergegas kembali masuk ke dalam rumah dan mengambil tiket yang ada di meja tersebut. Ternyata itu suara Tino yang sedang menuju ke kamar mandi, Ah nampaknya Tino sangat perhatian sore ini hehe.

2c4ef08b05a41a3ea17d5efcd6db1557_sepurSetelah mengunci gerbang rumah dan memastikan semua aman aku langsung pergi ke stasiun. Alhamdulillah belum terlambat, soalnya saat sampai stasiun masih jam enam lewat dikit, bisa shalat magrib dan isya dulu hehe. Tak menunggu lama aku pun naik ke kereta. Akhirnya perjalanan panjang malam pun akan terlewati di dalam kereta :D. Berhubung aku orang yang cepet bosan maka ku putuskan untuk melihat2 di balik jendela kereta. Kata orang, di sawah itu banyak sekali hantunya haha, aku mau buktiin sebenarnya ada nggak sih !! (bersambung).

Leave a Comment