Bagian-bagian Proyek Perangkat Lunak

Proyek perangkat lunak (PPL), merupakan salah satu mata kuliah wajib yang biasanya ada di jurusan ilmu komputer.  Biasanya PPL ini adalah awal mahasiswa mulai menyukai memprogram dan berlama-lama di depan komputer.  Mungkin bisa lebih betah daripada malingan ama pacarnya haha.

Proyek perangkat lunak biasanya akan dikerjakan secara berkelompok (tim).  Nah biasanya tim tersebut akan dibagi menjadi lima tugas yaitu : Project Manager, Analis, Desainer, Developer, dan Tester.  Terus gimana dengan tugas-tugasnya ?

Project Manager merupakan ketua dari proyek perangkat lunak ini.  Hidup mati dan keberjalanan dari kelompok ini sebenarnya tergantung dari Project Manager.  Kalau sampai gagal gak jadi sistemnya, maka Project Manager yang akan dipenggal kepalanya haha ( paling nggak dia yang akan dapet nilai jelek pertama kali ).  Project Manager punya tugas yang cukup berat karena dia kudu bisa memanajemen temen-temennya, jadi jangan coba-coba pilih Project Manager yang males-malesan apalagi yang bolosan hehe.

Analis Sistem merupakan jabatan yang paling keren menurutku setidaknya.  Karena gara-gara mereka dia bisa menyiksa Developer untuk membuat aplikasi yang super rumit haha, selama bisa menjelaskan secara detail dan jelas maka sah –sah saja dia membuat requirement dan program yang sangar hoho. Eits, tapi tenang yang tak ketik di atas sebenarnya gak sepenuhnya bener haha, Analis sebenarnya bertanggung jawab atas penerjemahan kebutuhan pelanggan.  Jadi baik pelanggan dan pengembang nantinya bisa klop dan sehati.

Desainer ini tahapan kelanjutan dari Analis Sistem, mereka biasanya bekerja sama ama Analis untuk membuat desain sistem. Mereka yang mendesain sistem ini harus paham nih terhadap apa yang telah disampaikan oleh Analis, kebutuhan usernya kaya gimana sehingga waktu mendesain sistem tidak ada kesalahan yang berarti.

Developer, jabatan paling keren sejagad nih ( setidaknya menurut yang dapat job jadi Developer haha ).  Kalau menurutku jabatan ini merupakan jabatan paling sengsara, paling sering lembur karena dua jabatan diatas menyiksa dia.  Ibarat dalam sebuah pabrik ya Developer ini buruhnya 😛 , dapat nilainya sama aja, eh tapi yang lembur terus dia.  Tapi gapapa, tabahkan hati buat yang jadi ini karena seorang Developer sejati lebih banyak belajar, lebih banyak siap untuk terjun ke dunia industri beneran haha . .

Tester, entahlah kenapa jabatan ini biasanya dipandang sebelah mata, banyak yang berpendapat “halah cuman Tester, kerjanya ngricuhin doang, pas awal santai-santai” haha. . ., Sebenarnya gak kayak gitu, Tester itu kerjanya berat juga, soalnya yang menentukan aplikasi ini layak tampil atau ndak ya Tester ini, jadi kalian yang jadi Tester jangan sungkan-sungkan bilang “aplikasinya jelek nih, di bagian ini kurang ini-ini, ini gak sesuai dll “ soalnya kalau kalian bilang “ya, sudah bagus” tanpa ada revisi babar blas malah diragukan kredibilitas ke Testeranmu haha.

Yakz, mungkin seperti itu bagian-bagiannya yakz, akhir dari tulisan ini, pokoknya dalam keberjalanan PPL ini jangan sampai kalian pada nyalahin satu sama lain, “woo si ini sih gara2nya dan lain sebagainya”.  Ingat kalian itu team, keberhasilan dari sebuah tim bukan tergantung dari Project manajer saja, atau Developer saja tapi ya semua harus berperan aktif.

Sekian, kalau ada tulisan yang gak bener ya dihiraukan saja haha.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.