Maka Nikmat yang Manakah yang Kamu Dustakan

Terkadang secara sadar atau gak sadar kita itu sering mengeluh dengan keadaan yang kita alami selama ini, kita sering lupa padahal yang kita alami itu pasti dibaliknya ada sebuah nikmat. Contohnya :

Saat kita merasa lelah saat balik dari kantor, kita sering mengeluh kok ya capek ya kerja itu hasilnya juga gak seberapa, tetapi kita lupa itulah cara Allah memberikan nikmat kita ternyata kita masih bisa bekerja, masih bisa bergerak dibanding orang-orang yang terbaring di rumah sakit, maka nikmat dari Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?

Saat kita merasa tertekan karena banyaknya tugas yang diberikan oleh kampus atau tugas pekerjaan atau skripsi yang gak kunjung usai :berduka kita lupa sebenarnya kita merupakan salah satu dari jutaan manusia yang beruntung diberi amanah berupa pekerjaan atau tugas, itu berarti kita mampu melakukannya dibanding oran-orang lain, maka nikmat dari Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?

Saat kita merasa tersakiti, saat patah hati, saat lamaran ditolak :berduka , kita sering mengeluh kok Allah gak ngirim-ngirim jodoh ke saya ya, tetapi kita lupa itulah cara Allah memberikan nikmat untuk kita belajar menjadi lebih baik dan belajar lebih mendekatkan diri pada-Nya, belajar untuk berdoa setiap malam, maka nikmat dari Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ? (iki ora curhat lho :hammer: )

Begitulah hidup ini (sok bijak :ngakak ) jangan mudah mengeluh jangan mudah putus asa, kabeh iku wes ada jalannya ibarat pepatah jawa “Narima Ing Pandum” , kudu ikhlas dan tawakal dalam menjalaninya.

Jangan mudah iri dengan orang lain, biasanya nih beberapa orang suka membanding-bandingkan eh si A itu kok bisa lebih pintar dari aku ya, eh si B itu kok gajinya lebih besar dari aku ya, eh si C itu kok lancar banget jodohnya ya dan iri yang lainnya.  Jangan biarkan sifat iri itu merusak dirimu, hidup iku ya wang sinawang .  Kita gak tau dibalik perjuangan si A si B atau si C mungkin saja memang lebih keras dari kita dan mungkin saja mereka juga ada masalah lain, jadi intinya jalani hidup ini dan pasrahkan semua pada Allah semata, jangan mudah mengeluh dan selalu bersyukur dan tabah dalam menghadapi hidup ini (suwe suwe ra jelas nulis apa aku, kita akhiri saja yak :hammer: ).

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.