Pandangan Ane Mengenai LGBT

LGBT ( Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender ) akhir-akhir ini semakin marak, ditambah lagi gencarnya media mengiklankan istilah-istilah tersebut.  Banyak yang kontra namun tidak sedikit juga yang pro dengan LGBT ini.  Apakah ane pro atau kontra ? ahh itu tidak terlalu penting, ane hanya ingin bercerita saja disini ( lagi galau soalnya )

Dahulu, jauh sebelum era Internet booming sekarang, tepatnya diwaktu ane kecil, ane pernah minta dibelikan sebuah cincin karena waktu itu lihat sinema di Televisi orang memakai cincin batu akik.  Waktu itu umur saya kurang lebih 4,5 sampai 5 tahun, alhasil orang tua pun membelikannya, tetapi bukan cincin batu akik sih, hanya cincin biasa yang ada permatanya, persis kaya yang dipakai perempuan-perempuan itu.  Waktu itu sih ane tidak terlalu peduli, tiap hari dipakai dan dibuat main.  Lama-kelamaan ketika beranjak dewasa, waktu itu SD mulai sadar, kok mirip perempuan ya ? dan akhirnya ane pun melepasnya, waktu itu lumayan susah karena sudah lama dipakainya.

Ya, ane malu waktu itu karena ane takut dianggap banci atau kelainan.  Bahkan sampai sekarang pun ane masih takut tuh dengan yang namanya banci hehe. Tidak hanya ane, banyak teman-teman saya waktu itu kalau dibilang banci wah langsung marah dan mungkin langsung ngajak berantem.  Ane juga yakin orang-orang yang sekarang ikut-ikutan LGBT pun dulunya juga malu, akan tetapi karena lingkungan mungkin mendukung dan tidak ada arahan dari pihak orang tua akhirnya jadi menjadi biasa.

Sudahlah, LGBT itu pasti sesuatu yang salah, gak usah libatkan agama, karena akan menjadi SARA, kita main logika saja.  Jika seandainya banyak manusia yang suka dengan sejenisnya apa yang akan terjadi dengan manusia ? tentu akan punah bukan ? karena yang pasti tidak bakalan ada keturunan.  LGBT itu menurut ane merupakan sesuatu yang salah tetapi berusaha dilumrahkan, ini tentu sangat berbahaya karena pasti setelah ini pasti akan ada sesuatu yang salah yang akan dilumrahkan lagi, contohnya : berhubungan intim sebelum nikah bakalan jadi lumrah (bahkan sekarang pun dah biasa ya :berdukas ), hamil sebelum nikah bakalan jadi lumrah, dan bakalan ada seks bebas, nanam ganja juga bebas toh gak ada yang dirugikan dengan adanya ganja, malah untuk negaranya kalau bisa ambil pajak dari ganja,  seperti negara-negara tentangga.  Seks bebas juga akan merajalela, orang bakalan tidak ada rasa malu lagi berhubungan intim di trotoar atau di jembatan, ya sama seperti kucing yang ngeang ngeong dijalanan gitu.  Sekarang bisa saja kita beranggapan “ahh, nggak mungkin, itu kan perbuatan yang memalukan !!”, akan tetapi itu juga yang kita pikirkan mengenai LGBT sewaktu era 90-an dulu.

Ane yakin, semua ini pasti bakal ada penyelesaiannya, yang kontra dengan LGBT gak usaahlah mencaci, lebih baik menolong mereka yang sudah terjerumus, syukur-syukur bisa mengajak kembali mereka ke jalan yang benar, atau paling tidak lindungi anak saudara sekalian agar tidak sampai mengikuti aliran tersebut.  Yang pro juga lebih baik berfikir lagi, apa benar yang kalian lakukan ? jangan hanya melihat di satu sisi, akan tetapi harus dilihat banyak sisi, misalnya saja, apakah seperti itu etis secara budaya ? atau apakah seperti itu nyaman ? atau apakah seperti itu baik ? lha kalau jawabannya tidak semua, kenapa kalian harus pro ? dan berteriak atas dasar HAM, lalu HAM yang mana ? ini  bukan masalah HAM, tetapi ini masalah disorientasi, fitrah setiap mahluk itu suka dengan lawan jenis, bahkan hewan hermaprodit pun di gak pernah tuh main pedang-pedangan, pasti bakalan memiliki insting untuk berkembang biak. Tumbuhan pun gak pernah mengharapkan benang sari ketemu benang sari, pasti mereka jauh lebih senang jika benang sari ketemu putiknya :ngakak

Kalau ane sih bukan kontra atau pro, tetapi mari selamatkan generasi kita, saudara-saudara kita dari paham-paham yang menyimpang.  Kalau dari sisi apapun tidak ada manfaatnya kenapa masih dilakukan sih ? itu saja sederhananya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.