Lirik Tutupe Wirang (Tertutupnya Malu)

Sun mung biso ngucap sepuro Aku hanya bisa ucapkan maaf

Nong raino bengi rupo bingung hang ngemuli Di siang malam bermuka bingung berselimut 

Arep terus terang isun sing mentolo Akan berterus terang,  aku sampai hati (mungkin maksudnya aku tak sampai hati)

Masio ring batin isun kesikso Meski di dalam hatiku tersiksa

Dudu welase hang sun karepno Bukan kasih (cinta) yang aku harapkan

Dudu arane hang isun impekno Bukan namanya yang aku impikan

Ono wong liyo hang manggon nong ati Ada orang lain yang bersemayam di hati

Saiki menyang embuh nong endi Sekarang pergi entah kemana

Welas isun hang ilang Kasihku yang hilang

Kegowo angin nong awang-awang Terbawa angin terbang di angkasa

Sing gampang ngganteni kembang sun hang ilang Yang mudah mengganti bungaku yang hilang

Riko hang dadi tutupe wirang Engkau yang menjadi tertutupnya rasa malu 

Deskripsi singkat cerita lirik tutupe wirang :

Lirik ini sepertinya menceritakan seseorang yang sedang merindu dengan orang lain di masa lalunya, padahal yang sekarang ini wanita tersebut sudah memiliki kekasih lagi, lalu di suatu ketika ia ingin menyampaikan permintaan maaf, tetapi hanya dalam hati karena wanita tersebut tidak tega.

Wanita ini ingin menjelaskan bahwa dia masih mencintai kekasih lamanya, rasa cinta itu tidak ujug-ujug tumbuh (tidak tiba-tiba tumbuh), akan tetapi membutuhkan sebuah proses, dia mungkin tersiksa dengan kekasih barunya ini.

Wanita ini pun sebenarnya ingin mengaku bahwa dia masih ada rasa dengan kekasih yang lama, walaupun sekarang kekasih lamanya sudah pergi entah kemana.  Wanita ini pasrah dan membiarkan rasa cintanya hanya terucap dalam angan-angan semata.

Akhirnya, sang wanita pun pasrah dan mencoba menjalani dengan kekasih yang barunya dan mungkin kekasih barunya ini yang mencoba menutupi rasa malunya, mungkin gara-garanya nih kekasih lamanya ini tiba-tiba meningggalkan sang wanita padahal udah mau nikahan atau apalah, terus datang laki-laki baru ini dan wanita ini mencoba mengatakan tapi gak kesampaian. Menyimpan dalam hati

 

Leave a Comment