Sifat Wanita yang Tidak Baik Dijadikan Istri

Tentu, sebagai seorang laki-laki ingin mencari seorang wanita sebagai istrinya.  Mencari istri gampang-gampang susah karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.  Laki-laki harus menjadi panutan dan menjadi pemimpin bagi setiap wanita karena memang takdir Allah sudah menyatakan seperti itu, oleh karena itu mencari istri haruslah sangat berhati-hati.  Berikut ada enam sifat wanita yang tidak baik dijadikan istri :

Al Annanah (Wanita pengeluh dan pengadu).

Menjadikan wanita tipe seperti ini untuk menjadi istri akan membuat suami sulit mencapai sakinah dalam keluarga karena suka mengeluh tidak mendatangkan solusi apapun. Ia justru bisa menguras emosi suami, sedangkan mengadu sering merusak hubungan baik dengan sesama, baik kerabat maupun sahabat, terlebih jika yang suka diadukan istri adalah orang tua suami.

Al Mananah (Wanita yang suka mengungkit ungkit jasanya)

Menikahi wanita tipe ini akan membuat seorang laki-laki terhambat menjalankan perannya sebagai pemimpin keluarga. Jika ia berbeda pendapat dengan istrinya, sang istri mengungkit kebaikan dan jasanya. Terlebih jika secara ekonomi sang suami “lebih rendah” daripada istrinya.

Al Hananah (Wanita yang suka menceritakan seseorang di masa lalu)

Jika ia janda atau pernah memiliki mantan, maka ia akan membangga-banggakan mantan atau  suaminya yang dahulu, atau mungkin membangga-banggakan ayahnya dan atau saudara-saudaranya.  Wanita seperti ini rawan untuk memilih orang lain yang lebih baik.

Al Haddaqah (Wanita yang boros dan mudah tertarik terhadap sesuatu)

Meskipun suaminya orang yang kaya, boros tetap tidak baik dan tidak disukai agama, terlebih jika suaminya pas-pasan atau miskin.  Wanita seperti ini bisa menjerumuskan kedalam kemaksiatan.  Banyak suami yang berani korupsi ataupun menjadi penjahat karena tuntutan yang berlebihan dari sang istri.

Al Barraqah

Ada dua makna al Barraqah. Pertama, ia adalah type wanita yang suka berhias sepanjang hari.

Meskipun demi tampil menawan di hadapan suami, berhias sepanjang hari termasuk sikap berlebihan. Berlebihan dalam belanja kosmetik dan berlebihan dalam pemanfaatan waktu yang mengabaikan kewajiban-kewajiban lainnya. Apalagi jika niatnya bukan untuk suami.  Seorang suami pasti menginginkan sang istri hanya untuk dirinya sendiri.

Kedua, (Wanita yang suka baper ).

Sesekali baper yang manja tidak bermasalah, tetapi kalau selalu bersedih, maka bagaimana suami akan ceria.

Asy Syaddaqah (Wanita yang suka nyinyir dan banyak bicara).

Wanita yang suka banyak memberikan komentar negatif terhadap suaminya.  Komentar dan kritikan itu boleh, akan tetapi harus dengan cara yang santun dan tidak menyakiti sang suami.

Itu semua merupakan ciri wanita yang tidak baik dijadikan istri.  Semoga kita semua dapat mendapatkan jodoh yang SHALIHAH sehingga terwujud keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah, bagi yang sudah beristri semoga para istrinya dapat menghilangkan atau meminimalisir dari keenam sifat tersebut. Aamiin…

*Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali.

Leave a Comment