Rura Basa

Rura basa ini merupakan istilah dalam bahasa jawa.  Rura Basa berasal dari kata Rura yang artinya rusak, dan basa artinya bahasa.  Rura Basa berarti bahasa yang rusak karena tidak bernalar, akan tetapi rura basa ini sudah lazim digunakan karena sudah lumrah di masyarakat.

Contoh :

( Adang sega ) artinya Menanak beras agar menjadi nasi (secara logika Sega artinya nasi, kenapa harus di nanak lagi ?).

Tetapi ya itulah bahasa jawa agak unik memang :ngakak

Contoh lain yaitu :

Nggodog wedhang = nggodog banyu arep gawe wedhang (Memasak air mentah untuk membuat air minum (wedhang artinya air minum) )

Mbunteli tempe = mbunteli dhele sing wis di ragi supaya dadi tempe ( Membungkus kedelai yang sudah diberi ragi agar menjadi tempe (dhele artinya kedelai, mbunteli artinya membungkus)).

Menek klapa = menek wit klapa ( Memanjat pohon kelapa.  Menek artinya memanjat ).

Ndheplok gethuk = ndheplok tela godhok didadekake gethuk ( menumbuk ketela godhog yang dan dijadikan gethuk.  Ndheplok artinya menumbuk ).

Nglinthing rokok= nglinthing mbako klobot digawe rokok (Meracik tembakau dengan racikan-racikan yang ditaruh di klobot (kulit jagung), lalu klobot itu digulung sehingga berbentuk rokok)

Negor gedhang = negor wit gedhang ( Menebang pohon pisang )

Ndondomi klambi = dondom kain kanggo gawe klambi ( Menjahit kain untuk dijadikan baju. Dondom artinya menjahit )

Ndhudhuk sumur = ndhudhukki lemah digawe sumur ( Menggali tanah untuk membuat sumur, Ndhudhuk artinya menggali )

Nenun sarung = nenun benang digawe sarung ( menenun benang untuk dijadikan kain sarung )

Netel jadah = netel ketan supaya dadi jadah ( mengiris ketan untuk dijadikan jadah. Jadah adalah makanan khas di Yogyakarta yang bahan utamanya adalah ketan dan diolah sedemikian hingga menjadi lebih nikmat rasanya, biasanya dihidangkan bersama sayuran dan dikenal dengan nama pecel jadah, atau bisa juga diolah dengan bahan lain ).

Ngulek sambel = ngulek lombok uyah lan bumbu liyane banjur digawe sambel ( Menghaluskan cabai dan bumbu yang lainnya untuk dibuat sambal )

Nulis layang = nulis dluwang kanggo kirim layang ( Menulis di kertas untuk mengirimkan pesan )

Nunggu manuk = nunggu sawah supaya parine ora di thotholi manuk ( Menunggu di sawah agar padinya tidak dimakan burung )

Nunggu geni = nunggu kayu supaya genine ora mati ( Menunggu tungku agar apinya tidak padam , dahulu kalau di pedesaan tungkunya itu bahan bakarnya adalah kayu bakar )

Nah contoh rura basa adalah seperti itu, sebenarnya contohnya lebih banyak lagi.  Rura basa membuktikan bahwa bahasa Jawa itu merupakan bahasa yang kaya.  Mohon kalau ada yang salah dibenarkan ya, terimakasih.

Leave a Comment