Home > Islam > Tutorial Shalat Idul Fitri Part I

Tutorial Shalat Idul Fitri Part I

Dari ustadz Adi Hidayat, https://www.youtube.com/watch?v=jqVn-7TsGL0 untuk link lengkapnya, jika mempunyai quota lebih baiknya lihat youtubenya langsung

Pertama, kita harus mempersiapkan secara maksimal sebelum shalat Idul Fitri.

Sempurnakan Wudhu dan jika memungkinkan adalah Mandi Besar karena ini adalah hari raya seperti halnya kita menghadapi hari raya harian yaitu hari Jum’at

Landasannya Qur’an Surah Al-Maidah ayah 6 ( ini adalah standar persiapan shalat baik shalat wajib maupun shalat sunah )

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Adapun terjemahan ayat ini adalah sebagai berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”

Memakai pakaian yang terbaik untuk Shalat Idul Fitri 

Memakai mewakian terbaik ( parfum ) dan kalau bisa non-alkohol untuk laki-laki.

Khusus untuk Idul Fitri, sunnahnya mencicipi makanan terlebih dahulu sebelum berangkat Idul Fitri

Kedua, Saat Berangkat dianjurkan dengan mengumandangkan takbir saat berangkat ke lapangan / Masjid

Pada saat pandemi seperti ini, jika wialyahnya termasuk zona merah ( berdasarkan pemerintah kita ) dan dikhawatirkan tersebarnya virus, maka yang harus dilakukan adalah mengikuti tuntunan nabi yang pernah disampaikan oleh Abu Hurairah.

Kami pernah dimasa nabi SAW, terjadi hujan dan ini tak mungkin ditunaikan di lapangan, maka Rasulullah menyampaikan bahwa shalat Iednya pindah ke masjid. Lapangan menjadi sunnah karena tempatnya lebih luas daripada masjid ( kondisi normalnya lebih luas lapangan kepada masjid, kecuali kalau masjidnya lebih lapang, maka lebih baik di masjid ) bahkan wanita yang sedang haid pun dianjurkan untuk datang mendengarkan kutbah.

Dalam masa pandemi ini, jika masjid masih bisa menyebarkan virus maka tarik lagi ke tempat yang lebih spesifik lagi yang terjaga dari virus tersebut yaitu dirumah, maka ikuti pemerintah dan itu justru sunnahnya. Jika anda berada di zona merah dan memaksakan ke masjid, maka bukan hanya melanggar pemerintah tetapi juga melanggar sunah nabi.  Jika Anda berada di zona hijau maka boleh saja di lapangan

Sekarang, apakah ada perbedaan tata pelaksanaan shalat idul fitri di lapangan dan di rumah ?

Nungguin Video Ustadz Adi yang ke 29 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *